Ternyata, Tugu Jogja merupakan salah satu ikon dari Kota Jogja yang memiliki nilai historis, serta ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama ketika malam hari.Tugu ini sudah berusia sekitar 3 abad yang menyimpan banyak sekali makna dan sejarah kota Yogyakarta. Tugu ini juga merupakan simbol dan lambang kota Yogyakarta yang dibangun oleh HamengkuBuwono I yang juga merupakan pendiri dari Keraton Yogyakarta. TuguJogja ini bisa merupakan garis imaginer yang bersifat magis yang menghubungkan antara laut selatan, keraton Jogja, dan gunung Merapi.

Di sisi lain, jika kita memandangnya dari Keraton Yogyakarta, ke arah utara akan terlihat Jl. Malioboro, Jl.Mangkubumi, Tugu Jogja dan Jl. Monumen Jogja Kembali akan membetuk garis lurus ke arah puncak gunung Merapi. Tentu saja, hal tersebut memiliki daya tarik tersendiri di samping memiliki nilai filosofi yang begitu kental. Dengan demikian, tak ayal jika Tugu Jogja memang menjadi tempat yang wajib disinggahi ketika berada di Yogyakarta.

Menariknya, Jika malam hari tiba, kawasan Tugu Jogja ini akan menjadi sangat ramai dikunjungi oleh warga serta para anak muda yang tengah menuntut ilmu di perguruan tinggi Jogja. Tak hanya itu, banyak juga wisatawan dari luar kota yang mampir untuk sekedar melihat Tugu Jogja yang hingga kini berdiri kokoh. Memang ada sebuah anggapan, jika seseorang tengah berada di Jogja namun belum mampir di tugu ini maka dianggap belum pernah ke Jogja.

Di samping itu, secara administratif, Tugu Jogja berada di tengah perempatan dari Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan AM Sangaji, Jalan Jendral Soedirman, dan Jalan Pangeran Diponegoro. Untuk mencapai lokasi dari tugu ini. Para wisatawan harus menempuh jarak sekitar 5 kilometer atau melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit dari titik 0 Kilometer Kota Jogja.

Untuk menuju ke lokasi Tugu Jogja ini pun sangat mudah, wisatawan dapat mengendarai kendaraan pribadi seperti sepeda, mobil ataupun motor. Terdapat juga transportasi umum yang bisa digunakan layaknya transjogja, becak, ojek, angkot dll. Pengunjung dapat memilih menggunakan becak atau andong, jika ingin berwisata sembari menikmati keindahan Kota Jogja.