Tampaknya, Titik Nol KM Jogja menjadi salah satu tempat wajib buat para kawula muda yang memilih menghabiskan liburan di Yogyakarta. Lokasinya yang berada tepat di jantung kota Jogja, kawasan ini selalu ramai dilewati orang setiap harinya. Mulai dari subuh, pagi, siang, malam, hingga dini hari. Sehingga, tak heran jika Titik Nol KM Jogja inimenjadi ikonik sekaligus denyut nadi Kota Pendidikan.

Mengunjungi Titik Nol KM Jogja akan membawa para pengunjungke masa lalu. Pasalnya kawasan di sekitar ini merupakan kawasan penting pada masa lalu hingga kini. Selain itu, di perempatan ini terdapat bangunan-bangunan bergaya art deco yang menjadi landmark, sebut saja gedung Bank Indonesia, Gedung Bank Indonesia, dan Gedung Kantor Pos Besar.

Tak cukup sampai di situ saja, selain dikelilingi bangunan-bangunan bergaya Indie yang megah, di kawasan Titik Nol KM Jogja ini pun juga terdapat area hijau dengan pepohonan yang rindang serta bangku-bangku taman yang dirancang dengan desain unik. Aneka instalasi seni yang dipasang di kawasan Titik Nol Kilometer ini menjadikan suasana semakin semarak. Apalagi, ketika senja menjelang, kawasan ini akan dipenuhi oleh muda-mudi dan warga yang menikmati suasana Jogja. Selain itu, para pemusik dan penyanyi jalanan pun hadir untuk siap menghibur para pengunjung yang hadir di kawasan ini tatkala malam tiba. Sembari bersantai, di Titik Nol KM Jogja ini pun para pengunjung bisa menikmati sajian jajanan kuliner khas pedagang kaki lima.

Tak hanya itu, di Titik Nol KM Jogja ini buat kawan-kawan yang gemar fotografi, sobat bisa memilih berbagai angle untuk mendapatkan gambar yang indah. Bangunan kuno dari ujung barat sampai timur sangat cocok untuk diabadikan. Namun, sangat disarankan bahwa nantinya untuk sesi foto dilakukan pada pagi , sore, atau malam hari untuk mendapatkan suasana yang lebih hidup.

Sementara itu, untuk lokasi Titik Nol KM Jogja sendiri berada di pusat Kota Yogyakarta, tak jauh dari Jalan Malioboro. Kawasan ini merupakan pertemuan dari Jl. A. Yani, Jl. KH Ahmad Dahlan, Jl. Panembahan Senopati, dan ruas jalan menuju Alun – alun Utara (Keraton Yogyakarta). Kawan-kawan juga bisa datang dari arah Jalan Malioboro.